Duniaku, Kisahku
Minggu, 14 Juni 2020
Minggu, 27 Mei 2018
Rabu, 23 Mei 2018
Rabu, 02 Mei 2018
Reportase Perusahaan Toba Pulp Lestari Tbk
Reportase Perusahaan Toba Pulp Lestari Tbk
Dosen
Penanggungjawab:
Dr. Agus Purwoko,
S.Hut., M.Si
Disusun
Oleh :
Heltimala Turnip 151201090
MNH 5
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2018
Gambaran Umum
Gambar Industri Pulp
and Paper
Gambar Produk Yang Dihasilkan Oleh PT Toba Pulp
Lestari
PT
Toba Pulp Lestari Tbk (“Perseroan”) didirikan
dalam rangka Undang-Undang Penanaman Modal Dalam Negeri No. 6 tahun 1968 jo.
Undang-Undang No. 12 tahun 1970 berdasarkan akta No. 329 tanggal 26 April 1983
dari Misahardi Wilamarta, SH, notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah
mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam surat
keputusannya No. C2-5130.HT01-01 TH.83 tanggal 26 Juli 1983, serta diumumkan
dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 97 tanggal 4 Desember 1984, Tambahan
No 1176. Status Perseroan
selanjutnya berubah menjadi Penanaman Modal Asing dan telah mendapat
persetujuan Presiden dalam surat keputusan No. 07/V/1990 tanggal 11 Mei 1990
yang diterbitkan oleh Ketua Badan Koordinasi Penanaman Modal
Sesuai dengan pasal 3
Anggaran Dasar Perseroan, kegiatan usaha Perseroan adalah mendirikan dan
menjalankan industri bubur kertas (pulp) dan serat rayon (viscose rayon), mendirikan, menjalankan, dan mengadakan pembangunan
termasuk namun tidak terbatas pada hutan tanaman industri dan industri lainnya
untuk mendukung bahan baku dari industri tersebut,mendirikan dan meproduksi
semua macam barang yang terbuat dari bahan-bahan tersebut, serta memasarkan
hasil-hasil industri tersebut.
Perseroan saat ini memproduksi pulp yang dipasarkan
di pasar dalam negeri dan luar negeri. Perseroan juga memiliki konsesi tanah
untuk menanam dan memanen kayu untuk pembuatan pulp.
Kisi-Kisi Keberhasilan Usaha
Menciptakan penghidupan dan membangun bangsa
secara bertanggung jawab.
PT Toba Pulp Lestari Tbk. fokus untuk menciptakan
masa depan yang berkelanjutan. Sebagai salah satu produsen bubur kayu terbesar
di Indonesia, kami menawarkan kesempatan menarik baik untuk fresh graduate
maupun profesional berpengalaman.
Dengan terus berinvestasi
dalam pengembangan bakat karyawan,
PT Toba Pulp Lestari Tbk. memberi dukungan bagi karyawan melalui tunjangan
kesejahteraan dan program pelatihan.
Visi
·
Menjadi salah satu
pabrik Pulp Eucalyptus yang dikelola dengan baik, menjadi penyedia yang disukai
oleh pelanggan dan pemilik Perusahaan yang disukai para karyawan.
Misi
·
Menghasilkan
pertumbuhan yang berkesinambungan.
·
Produser dengan biaya
yang efektif.
·
Memaksimalkan
keuntungan untuk pemangku kepentingan dan memberikan kontribusi kepada
pengembangan sosial ekonomi masyarakat sekitar dan regional.
·
Menciptakan nilai
melalui teknologi moderen, pengetahuan industri dan sumber daya manusia.
Penghargaan
secara bertanggung jawab.
Perusahaan Terbaik
Jamsostek 2005
Pengusaha Pembina Terbaik
Tenaga Kerja Wanita 1996
Sahwali Award
Industri Hijau 2016
LEMHANNAS 2003
PROPER Awards
2006-2007
PANPEL Study
Excursie Science 1991
ASEAN Institute of
Forest Management
Keunggulan
Yang Dimiliki
Perseroan
berkomitmen untuk pembangunan berkelanjutan yang bertanggung jawab dan di semua
lokasi operasional dan menghilangkan deforestasi dari rantai pasokan dengan
menerapkan praktek- praktek terbaik di bidang sosial, lingkungan, dan bisnis
dengan tujuan menjadi mitra bisnis yang baik dan bertanggung jawab dalam
komunitas lokal, nasional, dan global.
Kebijakan
kelestarian ini meliputi perlindungan dan konservasi hutan dengan mendukung
konservasi inisiatif konservasi keanekaragaman dan karbon. Mendukung masyarakat
lokal dengan program CSR secara proaktif terutama pengembangan bisnis kewirausahaan
desa dan sistem pertanian. Menghormati hak masyarakat adat dan komunitas,
produksi bersih melalui pengurangan emisi dan mengontrol air limbah buangan.
Praktek yang bertanggung jawab di tempat kerja, kepatuhan hukum dan
berpartisipasi dalam skema sertifikasi pengelolaan hutan lestari,
mempertahankan sertifikasi sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK), kebijakan
tanpa bakar dan implementasi sistem lacak balak.
Komitmen
lainnya adalah tata kelola perusahaan yang baik, verifikasi dan transparansi
dengan mempertahankan Tim Independen untuk memastikan transparansi pelaksanaan
kebijakan kelestarian perusahaan, mekanisme keluhan yang responsif dan
transparan, serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung
pembangunan hutan lestari.
Sebagaimana komitmen pengelolaan lingkungan hidup telah menjadi fokus utama
Perseroan untuk meningkatkan semua aspek lingkungan, termasuk emisi,
pengelolaan limbah air, pengelolaan limbah padat, pengelolaan sumber daya
seperti air, konservasi energi dan konsumsi kayu.
Kinerja emisi secara berkelanjutan dipantau oleh Pemantauan Emisi
Berkelanjutan (CEM). Alat alat tersebut dipasang di enam lokasi seperti
recovery boiler, multi fuel boiler, common stack recovery boiler dan multi fuel
boiler, bleaching plant, incinerator dan lime kiln.
Semua peralatan tersebut berkerja dengan baik dan benar dengan adanya
perawatan secara teratur seperti pembersihan peralatan, dan dikalibrasi sesuai
dengan jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, pengujian manual juga dilakukan
secara internal dan secara berkala oleh laboratorium independen eksternal. Selama
perbaikan tahunan 2015 beberapa perbaikan telah dilakukan untuk mengurangi
masalah bau, mereka menyediakan sistem back up rupture disk dalam incinerator,
menyediakan tambahan pendingin air. Nilai nilai emisi jauh dibawah batas yang
ditetapkan oleh pemerintah. Upaya upaya perbaikan tetap dilakukan untuk mengurangi
emisi seperti dibawah ini:
Emisi dari recausticizing dan lime kiln. Pengurangan TRS 5%, partikel halus
26% dan opasitas 29% dibandingkan dengan tahun 2014. Emisi dari Chemical Plant.
Pengurangan HCL 16% dan partikel slaker vent 18% dibandingkan dengan tahun
2014. Kinerja baik di pengelolaan limbah cair. Semua parameter seperti pH, BOD,
COD, TSS, SO4, Cl, Na, Ca dan warna masih dibawah batas yang ditetapkan oleh
pemerintah. Pengelolaan limbah padat dilakukan secara terus menerus dengan
penggunaan kembali sesuai dengan ijin yang dikeluarkan oleh Kementerian
Lingkungan Hidup.
Penggunaan kembali limbah padat seperti Lumpur kapur (dregs), kerikil
kerikil kecil (grits), slag dari hasil gasifikasi batu bara dan abu boiler
dimanfaatkan untuk pembuatan batu beton dan paving block. Limbah Lumpur
dimanfaatkan sebagai bahan bakar padat di multifuel boiler. Abu boiler juga dimanfaatkan
secara berkelanjutan di HTI sebagai kondisioner/pupuk tanah. Program lainnya
adalah pengusulan pembangunan landfill baru.
Perseroan terus berusaha untuk melakukan program pelestarian air. Hal ini
telah dilakukan dengan mengurangi pemakaian air dalam berbagai kegiatan
produksi. Penggunaan ulang air merupakan komitmen Perseroan yang dilaksanakan
secara terus menerus.
Toba Pulp Lestari
kembangkan bibit dengan teknologi ramah lingkungan. Selain melakukan
mengembangkan bibit Eucalyptus sebagai bahan baku untuk pembuatan bubur kertas,
PT Toba Pulp Lestari juga mengembangkan bibit lima pohon unggulan di kawasan
operasional perusahaan tersebut. Kelima pohon tersebut antara lain Haminjon
(Kemenyan), Andaliman, Jeruk Nipis, Cemara Gunung, dan Sirsak.
Kesimpulan
Dan Saran
Kesimpulan
PT Toba Pulp Lestari
Tbk adalah perusahaan global menghasilkan pulp; mendirikan , melaksanakan dan
mengembangkan konsesi industri kehutanan dan industri lain untuk mendukung
bahan baku untuk membangun dan pasar semua produk terdiri dari bahan bahan itu.
Saran
Sebaiknya
Manajemen PT Toba Pulp Lestari Tbk (“Perseroan”)
dalam pengelolaan hutan yang bertanggung jawab meingkatakan komitmen terhadap
potensi risiko lingkungan berkontribusi positif terhadap usaha dan
menguntungkan bagi karyawan, pelanggan, pemilik saham dan para pemangku
kepentingan lainnya.
Keunggulan
Yang Dimiliki
Perseroan
berkomitmen untuk pembangunan berkelanjutan yang bertanggung jawab dan di semua
lokasi operasional dan menghilangkan deforestasi dari rantai pasokan dengan
menerapkan praktek- praktek terbaik di bidang sosial, lingkungan, dan bisnis
dengan tujuan menjadi mitra bisnis yang baik dan bertanggung jawab dalam
komunitas lokal, nasional, dan global.
Kebijakan
kelestarian ini meliputi perlindungan dan konservasi hutan dengan mendukung
konservasi inisiatif konservasi keanekaragaman dan karbon. Mendukung masyarakat
lokal dengan program CSR secara proaktif terutama pengembangan bisnis kewirausahaan
desa dan sistem pertanian. Menghormati hak masyarakat adat dan komunitas,
produksi bersih melalui pengurangan emisi dan mengontrol air limbah buangan.
Praktek yang bertanggung jawab di tempat kerja, kepatuhan hukum dan
berpartisipasi dalam skema sertifikasi pengelolaan hutan lestari,
mempertahankan sertifikasi sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK), kebijakan
tanpa bakar dan implementasi sistem lacak balak.
Komitmen
lainnya adalah tata kelola perusahaan yang baik, verifikasi dan transparansi
dengan mempertahankan Tim Independen untuk memastikan transparansi pelaksanaan
kebijakan kelestarian perusahaan, mekanisme keluhan yang responsif dan
transparan, serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mendukung
pembangunan hutan lestari.
Sebagaimana komitmen pengelolaan lingkungan hidup telah menjadi fokus utama
Perseroan untuk meningkatkan semua aspek lingkungan, termasuk emisi,
pengelolaan limbah air, pengelolaan limbah padat, pengelolaan sumber daya
seperti air, konservasi energi dan konsumsi kayu.
Kinerja emisi secara berkelanjutan dipantau oleh Pemantauan Emisi
Berkelanjutan (CEM). Alat alat tersebut dipasang di enam lokasi seperti
recovery boiler, multi fuel boiler, common stack recovery boiler dan multi fuel
boiler, bleaching plant, incinerator dan lime kiln.
Semua peralatan tersebut berkerja dengan baik dan benar dengan adanya
perawatan secara teratur seperti pembersihan peralatan, dan dikalibrasi sesuai
dengan jadwal yang telah ditentukan. Selain itu, pengujian manual juga dilakukan
secara internal dan secara berkala oleh laboratorium independen eksternal. Selama
perbaikan tahunan 2015 beberapa perbaikan telah dilakukan untuk mengurangi
masalah bau, mereka menyediakan sistem back up rupture disk dalam incinerator,
menyediakan tambahan pendingin air. Nilai nilai emisi jauh dibawah batas yang
ditetapkan oleh pemerintah. Upaya upaya perbaikan tetap dilakukan untuk mengurangi
emisi seperti dibawah ini:
Emisi dari recausticizing dan lime kiln. Pengurangan TRS 5%, partikel halus
26% dan opasitas 29% dibandingkan dengan tahun 2014. Emisi dari Chemical Plant.
Pengurangan HCL 16% dan partikel slaker vent 18% dibandingkan dengan tahun
2014. Kinerja baik di pengelolaan limbah cair. Semua parameter seperti pH, BOD,
COD, TSS, SO4, Cl, Na, Ca dan warna masih dibawah batas yang ditetapkan oleh
pemerintah. Pengelolaan limbah padat dilakukan secara terus menerus dengan
penggunaan kembali sesuai dengan ijin yang dikeluarkan oleh Kementerian
Lingkungan Hidup.
Penggunaan kembali limbah padat seperti Lumpur kapur (dregs), kerikil
kerikil kecil (grits), slag dari hasil gasifikasi batu bara dan abu boiler
dimanfaatkan untuk pembuatan batu beton dan paving block. Limbah Lumpur
dimanfaatkan sebagai bahan bakar padat di multifuel boiler. Abu boiler juga dimanfaatkan
secara berkelanjutan di HTI sebagai kondisioner/pupuk tanah. Program lainnya
adalah pengusulan pembangunan landfill baru.
Toba Pulp Lestari
kembangkan bibit dengan teknologi ramah lingkungan. Selain melakukan
mengembangkan bibit Eucalyptus sebagai bahan baku untuk pembuatan bubur kertas,
PT Toba Pulp Lestari juga mengembangkan bibit lima pohon unggulan di kawasan
operasional perusahaan tersebut. Kelima pohon tersebut antara lain Haminjon
(Kemenyan), Andaliman, Jeruk Nipis, Cemara Gunung, dan Sirsak.
Kesimpulan
Dan Saran
Kesimpulan
Kesimpulan
PT Toba Pulp Lestari
Tbk adalah perusahaan global menghasilkan pulp; mendirikan , melaksanakan dan
mengembangkan konsesi industri kehutanan dan industri lain untuk mendukung
bahan baku untuk membangun dan pasar semua produk terdiri dari bahan bahan itu.
Saran
Sebaiknya
Manajemen PT Toba Pulp Lestari Tbk (“Perseroan”)
dalam pengelolaan hutan yang bertanggung jawab meingkatakan komitmen terhadap
potensi risiko lingkungan berkontribusi positif terhadap usaha dan
menguntungkan bagi karyawan, pelanggan, pemilik saham dan para pemangku
kepentingan lainnya.
Sabtu, 03 Maret 2018
Sinabung Kembali Bersuara
Sumber : Factslegend.org
Gunung Sinabung (bahasa Karo: Deleng Sinabung) adalah gunung api di Dataran Tinggi Karo, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Indonesia. Sinabung bersama Gunung Sibayak di dekatnya adalah dua gunung berapi aktif di Sumatera Utara dan menjadi puncak tertinggi ke 2 di provinsi itu. Ketinggian gunung ini adalah 2.451 meter.
Gunung ini tidak pernah tercatat meletus sejak tahun 1600, tetapi mendadak aktif kembali dengan meletus pada tahun 2010. Letusan terakhir gunung ini terjadi sejak 19 Febuari 2018 dan berlangsung hingga kini.
Sudah lama Sinabung tidak menandakan bahwa dia akan meletuskan lahar ganasnya ke permukaan. Kali ini letusan yang dikeluarkan menimbulkan banyak sekali kegelisahan warga setempat.
Gunung berapi tidak aktif menjadi 'hidup' kembali bukan hal yang mudah
untuk dipahami oleh para ilmuwan. Namun, sebuah paper yang berjudul
Solid Earth mengungkap, jika gempa dahsyat yang terjadi sebanyak tiga
kali di Sumatera, bisa menjadi penyebab terbangunnya Gunung Sinabung
dari tidur. Paper ini ditulis oleh ilmuwan bernama Matteo Lupi dan
Stephen Miller. Tiga gempa bumi dahsyat yang pernah terjadi di wilayah Sumatera antara
2005 sampai 2007, kemungkinan besar memicu aktivitas vulkanik di Gunung
Sinabung. Ketiga gempa itu di antaranya gempa di 2005 dengan magnitude
8,8 skala richter, gempa 2007 dengan 7,9 SR, dan gempa lain di tahun
yang sama dengan magnitude 8,4 SR (EarthSky.org)
Tanda-tanda yang muncul juga membuat warga was-was akan kejadian ini.
Hebatnya letusan ini mendatangkan gempa bumi selama 607 detik. itu adalah kategori waktu yang cukup lama. Tidak pernah terjadi sebelumnya. Warga sangat panik, dan segera mengungsikan dari lokasi sekitar kaki gunung.
Detik-detik kejadian, banyak Anak Sekolah Dasar yang berada di bawah kaki gunung berlarian dan teriak histeris menangis dan memanggil-manggil ayah dan ibunya.
Sungguh memilukan hati, melihat mereka harus merasakan hal seperti itu disaat proses belajar mengajar.
Efek bencana akan terbawa selama masa tumbuh kembang anak, bahkan bisa
mempengaruhi karakter, sifat dan pola perilaku tertentu yang nantinya
bisa menghambat proses kreatif dan produktif di usia dewasanya kelak.
Oleh karena itu kegiatan trauma healing ini menjadi sangat penting untuk
anak-anak.
Sumber : CNN Indonesia
Anak-anak berlarian saat mendengar gemuruh letusan Gunung Sinabung yang lumayan keras dan tinggi kolom abu mencapai kurang lebih 5.000 meter. Meletusnya gunung Sinabung terjadi Senin (19/2/2018) sekitar pukul 08.53 WIB. Usai erupsi, sejumlah desa di Kabupaten Karo gelap gulita akibat tertutup material abu vulkanik.
Sumber : Liputan6.com
Pertanyaannya adalah, Bagaimana nasib anak-anak dan warga sekitar Gunung Sinabung?
Sudah sejauh mana tindakan pemerintah akan hal itu?
Kondisi mereka yang sangat memilukan membuat beberapa dermawan datang untuk menyumbangkan dana dan berupa bantuan lainnya.
Akankah ini membuat trauma yang mendalam bagi mereka yang merasakannya?
Akankah anak-anak SD tersebut menajdi tidak ingin kembali lagi ke sekolah itu?
Bagaimana aktivitas warga setempat yang terhambat karena kejadian itu?
Ini bukanlah pertama kalinya. Tetapi ini pertama kalinya paling menakutkan untuk dialami warga sekitar Gunung Sinabung.
Sumber : Kompas regional
Sumber : Okezone New
Langganan:
Postingan (Atom)


















:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1913282/original/043337600_1519018930-WhatsApp_Image_2018-02-19_at_12.36.19.jpeg)